Minggu, 30 Agustus 2009

Jangan Konsumsi Makanan yang Tak Bisa Disandingkan


Vera Farah Bararah - detikHealth


img
(Foto: deviantart)
Jakarta, Setiap orang pasti pernah mendengar beberapa mitos yang menyebutkan beberapa makanan tidak boleh dimakan bersamaan, seperti mitos buah semangka dengan sirup jeruk atau permen mint dengan softdrink. Tapi itu semua hanya mitos saja, lalu jenis makanan apa saja yang tidak boleh dijadikan satu?

Ada berbagai jenis makanan berbeda yang bisa dikonsumsi oleh semua orang, tapi ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dimakan secara bersama-sama. Karena jika dikonsumsi bersama-sama tidak hanya membuat rasa menjadi tidak enak tapi juga bisa menimbulkan risiko efek samping yang negatif.

Hal ini karena setiap makanan memiliki struktur kimia yang berbeda-beda, beberapa dari jenis makanan tersebut jika dikonsumsi bersama-sama kemungkinan akan menghasilkan reaksi kimia yang tidak menguntungkan di dalam tubuh, seperti dikutip dari Newsgd, Jumat (28/8/2009).

Ini dia beberapa jenis makanan yang tidak boleh dimakan bersama-sama:

Susu kedelai dengan telur. Karena susu kedelai bisa mengurangi aktivitas dari enzim protease, yang digunakan oleh tubuh untuk membantu memetabolisme protein. Sementara diketahui bahwa telur merupakan makanan yang kaya akan protein.

Susu dengan coklat. Seperti diketahui bahwa susu kaya akan protein dan kalsium sementara coklat kaya akan oxalic acid. Jika dikonsumsi bersama-sama, kalsium dari susu dan oxalic acid dari coklat bisa bergabung dan membentuk kalsium oksalat yang tidak dapat larut dalam tubuh. Akibatnya bukan hanya tidak bisa dicerna oleh tubuh tapi bisa menyebabkan diare.

Buah kesemek dengan kentang manis. Kentang menghasilkan asam hidroklorik di dalam perut, asam ini bisa menyebabkan buah kesemek yang dikonsumsi mengendap dalam tubuh. Endapan tersebut bisa menjadi batu yang tidak bisa larut, sehingga bisa mengganggu pencernan.

Beberapa buah-buahan dengan makanan laut. Buah anggur, delima atau kesemek tidak boleh digabung dengan makanan laut, karena bisa menyebabkan mual dan perut kembung serta rasa sakit pada perut dan diare. Ini karena buah-buahan tersebut mengandung tannin yang jika digabungkan dengan protein bisa menghasilkan zat yang tidak larut dan tidak bisa dicerna. Sebaiknya mengonsumsi buah-buahan tersebut 4 jam setelah makan makanan laut.

Produk susu dengan brokoli, kacang kedelai dan bayam. Zat kimia yang terkandung di dalam sayuran ini bisa memberikan efek negatif terhadap proses metabolisme kalsium dari produk susu.

Agar terhindar dari efek samping yang bisa ditimbulkan oleh makanan-makanan tersebut, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan itu secara bersama-sama. Untuk mensiasatinya berilah jarak waktu antar makanan dan jangan terlalu berlebihan mengonsumsinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar